Akhlak yang Baik Adalah Jalan Masuk Surga
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berada di pihak yang benar. Aku juga menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan meskipun hanya bercanda. Dan aku juga menjamin sebuah rumah di surga yang paling tinggi bagi orang yang baik akhlaknya.” (HR. Abu Dawud)
Dari Abu Hurairah رَضِيَ اللهُ عَنْهُ, ia berkata, Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ pernah ditanya:
مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ قَالَ التَّقْوَى وَحُSْنُ الْخُلُقِ وَسُئِلَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّارَ قَالَ الْأَجْوَفَانِ الْفَمُ وَالْفَرْجُ
“Apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga?” Beliau menjawab, “Bertakwa kepada Allah dan berakhlak yang baik.” Beliau juga ditanya, “Apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka?” Beliau menjawab, “Dua rongga, yaitu mulut dan kemaluan.” (HR. At-Tirmidzi)